TANGGAMUS —Lintasperistiwa.net
Resepsi pernikahan Wahyudin, putra dari wartawan senior Kabupaten Tanggamus, Bapak Saparuddin, berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya di Pekon Singosari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.
Suasana resepsi semakin semarak dengan penampilan Braza, salah satu murid Perguruan Kuntau Pagaruyung Laskar Kincir Angin, yang diasuh langsung oleh Guru Besar Hadi Asni.
Dalam kesempatan tersebut, Braza yang masih duduk di bangku sekolah dasar menampilkan atraksi seni bela diri tradisional dengan pisau kembar.
Penampilan tersebut menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian para tamu undangan sekaligus memperkenalkan seni bela diri tradisional kepada generasi muda.
Atraksi Braza mendapat perhatian karena selain menampilkan keberanian dan keterampilan, pertunjukan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya melestarikan seni budaya daerah melalui generasi muda.
Usai rangkaian acara resepsi, kemeriahan kembali berlanjut dengan tradisi lempar bunga oleh kedua mempelai, yang kemudian disusul dengan saweran sebagai bagian dari kemeriahan pesta pernikahan.
Tradisi tersebut diketahui cukup akrab dalam berbagai hajatan pernikahan masyarakat Pekon Singosari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kebersamaan dan kegembiraan bagi keluarga serta para tamu yang hadir.
Pernikahan Wahyudin pun tidak hanya menjadi momen bahagia bagi kedua mempelai dan keluarga, tetapi turut menghadirkan ruang bagi pelestarian budaya lokal melalui penampilan seni bela diri tradisional.
Selamat menempuh hidup baru untuk Wahyudin dan pasangan. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, harmonis, dan penuh keberkahan.(Marta)



