BANYUWANGI — Lintasperistiwa.net.
Kepolisian masih giat menelusuri jejak sosok pengendara sepeda motor yang diduga meninggalkan seorang bayi laki-laki di pekarangan warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026 pukul 04.20 WIB. Bayi yang ditemukan terbalut handuk warna kuning-hitam itu dalam keadaan hidup dan kini kondisinya stabil.
Peristiwa ini terungkap berkat kepekaan seorang warga bernama Supiyah (61 tahun). Usai menunaikan salat Subuh, ia melintas di depan kediaman Sugiono dan melihat bungkusan mencurigakan di pelataran rumah tersebut. Saat didekati, betapa terkejutnya ia mengetahui bahwa bungkusan itu berisi bayi laki-laki yang masih bernapas.
Supiyah segera memanggil Sugiono, pemilik rumah, untuk bersama-sama mengevakuasi bayi tersebut. Dari keterangan Sugiono, terungkap adanya petunjuk penting: sesaat sebelum penemuan itu, ia mendengar suara sepeda motor berhenti di depan pagar rumahnya. Tak lama kemudian, kendaraan itu melaju pergi ke arah barat. Identitas pengendara belum diketahui, namun sosok ini kini menjadi fokus penelusuran pihak kepolisian.
Bayi yang berbobot 3 kilogram ini pertama kali dibawa ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan, lalu dirujuk ke Puskesmas Kalibaru guna pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan menyebutkan kondisi bayi sehat dan stabil, dengan rincian ukuran: panjang badan 45 sentimeter, lingkar kepala 33 sentimeter, serta lingkar dada 34 sentimeter.
Kapolsek Kalibaru, AKP Junaedi, menyampaikan bahwa pihaknya terus membuka penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua kandung sekaligus pihak yang meninggalkan bayi tersebut.
“Hingga kini, kepolisian masih membuka penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua kandung bayi tersebut serta melacak siapa yang meninggalkannya di lokasi,” ungkap AKP Junaedi.
Ia juga mengimbau kepada pihak yang mengetahui peristiwa ini atau merasa bertanggung jawab untuk segera datang melapor ke pihak berwajib. Sementara itu, petugas terus melakukan pemeriksaan di tempat kejadian guna mengumpulkan petunjuk yang dapat memperjelas peristiwa ini.(Nur Lindawati)



