Gresik//16,September,2026
Hal ini menjadi sorotan dari berbagai informasi yang beredar di media sosial.
Kepala Desa Wahas, *H. Maskur* menegaskan, media adalah mitra kerja pemerintah desa. Perbedaan informasi yang beredar harus disikapi dengan komunikasi yang baik sebagai mitra.
“Media bagi kami adalah mitra kerja. Jika ada miskomunikasi, mari kita luruskan bersama sebagai mitra yang baik,” ujar H. Maskur, Selasa, (15/09/2026).
Lanjut maskur Khusus pembangunan di Desa Wahas, memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan pemerintah dan sesuai RAB.
Salah satu program bantuan sumur bor ini semoga bisa bermanfaat dirasakan langsung oleh masyarakat petani.
“Alhamdulillah, bantuan sumur bor yang dikerjakan sudah memenuhi standar dan sesuai RAB. Mulai dari Ketua Kelompok Tani (Poktan) hingga jajaran semua peduli dan mengawal agar berjalan sesuai kebutuhan petani,” jelas H. Maskur.
Antusiasme warga dan petani sangat tinggi. Masyarakat bersyukur kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan kepada kelompok tani.
“Dengan adanya sumur bor ini, kebutuhan pengairan sawah terpenuhi. Harapan kami panen bisa melimpah dan kesejahteraan petani Desa Wahas semakin baik,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan “Semoga pekerjaan sumur bor ini bisa cepat selesai 100%, dan ke depan bantuan-bantuan seperti ini terus berlanjut agar petani Desa Wahas semakin maju dan makmur,” pungkas H. Maskur.
Jurnalise//Yosi




