TANGGAMUS, —Lintasperistiwa.net
Pengajian Akbar Pahingan digelar di Dusun Beringin Empat, Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri masyarakat setempat dan menghadirkan Ustaz Ahmad Ridwan dari Talang Padang sebagai penceramah. Dalam kegiatan tersebut, Ustaz Ahmad Ridwan didampingi Anggota DPRD Provinsi Lampung H. AM Syafi’i beserta ibu, serta Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya, disampaikan pesan kepada seluruh jamaah agar senantiasa melakukan introspeksi diri dan menjaga kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jangan ada dusta di antara kita, mari kita koreksi diri,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustaz Ahmad Ridwan menyampaikan bahwa setiap pertemuan manusia pada hakikatnya terjadi atas izin Allah SWT. Karena itu, manusia diingatkan untuk senantiasa bersyukur dan bersabar dalam menghadapi berbagai keadaan.
“Tidak ada suatu pertemuan kecuali atas izin Allah. Dalam kondisi apa pun, musim kemarau ataupun musim hujan, kita harus sabar,” ujar Ustaz Ahmad Ridwan.
Ia juga menyampaikan pentingnya kesabaran ketika menghadapi persoalan kehidupan. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi berbagai masalah, namun kesabaran menjadi salah satu sikap penting yang harus dimiliki setiap umat.
“Sehebat apa pun manusia akan kalah dengan masalah, tetapi sebesar apa pun masalah akan kalah dengan kesabaran,” ungkapnya.
Selain membahas kesabaran, Ustaz Ahmad Ridwan juga mengingatkan jamaah mengenai rezeki yang diberikan Allah SWT kepada setiap manusia. Ia menyampaikan bahwa rezeki merupakan ketentuan Allah, namun manusia tetap memiliki kewajiban untuk berusaha dan memperhatikan sumber penghasilan yang diperolehnya.
“Allah memberikan rezeki kepada manusia tidak pandang bulu. Mau ahli ibadah, ahli maksiat, apa pun itu, manusia tetap mendapat rezeki. Tetapi kita dituntut untuk mencari rezeki yang halal,” pesannya.
Pengajian Akbar Pahingan tersebut berlangsung sebagai bagian dari kegiatan keagamaan masyarakat Pekon Datar Lebuay. Selain menjadi sarana memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat dan para tokoh yang hadir.
Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan diikuti jamaah hingga selesai.(Marta)



