PALEMBANG, Lintasperistiwa.net
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Salah satunya dengan melibatkan tiga unsur Posyandu, yakni Posyandu PKK, Posyandu Pramuka, dan Posyandu PMI, dilaksanakan di ruang rapat Prameswara Palembang.
"Sekretaris BPBD Kota Palembang, Iran Tabrani, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk menekan munculnya titik-titik karhutla baru, di samping upaya pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan,Senin (07/09/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Ini bagian dari pencegahan. Selain kawan-kawan kita di lapangan melakukan pemadaman, kita juga memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Iran.
"Ia menjelaskan, saat ini kejadian karhutla di wilayah Palembang masih dapat ditangani dengan cepat. Dari sekitar 300 lebih kejadian, sebagian besar dapat diatasi dalam hitungan jam dan tidak sampai berlarut-larut hingga berhari-hari.
"Menurutnya, pencegahan menjadi penting karena terdapat sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kejadian berulang. Karena itu, Wali Kota Palembang bersama Kepala BPBD juga melakukan peninjauan langsung ke posko serta sejumlah wilayah yang pernah mengalami karhutla berulang.
“Harapannya, sosialisasi ini dapat menekan dan mengurangi terjadinya titik-titik karhutla yang baru,” pungkasnya.



