Batu Bara, Lintasperistiwa.net
Sejumlah warga di Kabupaten Batu Bara mengeluhkan pelayanan distribusi air bersih dari PDAM Tirta Tanjung. Keluhan tersebut disampaikan karena aliran air ke rumah warga disebut kerap tidak mengalir, sehingga mengganggu kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga berinisial M yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk keperluan rumah tangga, seperti memasak, mencuci pakaian, dan kebutuhan lainnya.
“Air PDAM sering mati, sehingga kami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada awak media Lintasperistiwa.net.
Menurut M, ketika aliran air kembali normal, beberapa hari kemudian petugas PDAM datang untuk melakukan penagihan iuran. Namun, setelah itu aliran air disebut kembali tidak mengalir.
Selain persoalan distribusi air, M juga mengeluhkan adanya tagihan yang tetap harus dibayarkan meskipun air dari meteran di rumahnya disebut tidak mengalir.
Menurut keterangan warga tersebut, pembayaran tetap dilakukan dengan alasan adanya biaya beban.
Meski merasa kecewa dengan kondisi tersebut, warga mengaku tetap memenuhi kewajiban pembayaran sebagaimana yang ditagihkan.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, awak media Lintasperistiwa.net meminta pihak terkait, khususnya PDAM Tirta Tanjung Kabupaten Batu Bara, untuk memberikan perhatian terhadap persoalan distribusi air bersih serta melakukan pembenahan apabila ditemukan adanya kendala dalam sistem pelayanan.
Diharapkan, pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik sehingga kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.
MHD AFFANDY



