Bekasi, Lintasnusantara.net
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bekasi siap menggelar Firefighter Skill Competition 2026 pada 6 Agustus 2026. Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi itu akan diikuti sekitar 295 peserta dari tim pemadam kebakaran perusahaan dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).
Persiapan penyelenggaraan kini telah mencapai sekitar 95 persen. Panitia memastikan seluruh kebutuhan teknis, mulai dari penataan arena, jalur perlombaan, panggung hingga koordinasi dengan pengelola kawasan industri, telah dimatangkan agar kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Disdamkar Kabupaten Bekasi, Syam Indradi, mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, seluruh tahapan persiapan sejauh ini berjalan sesuai rencana.
"Persiapannya sudah hampir 95 persen. Mulai dari penentuan lokasi, penyusunan layout, posisi panggung, jalur defile hingga batas arena sudah kami sepakati bersama pihak pengelola kawasan," ujar Syam.
Kompetisi akan mempertandingkan dua kategori, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta hose laying, yaitu keterampilan menggelar dan menyambungkan selang pemadam kebakaran untuk mengalirkan air menuju titik api. Kategori K3 diikuti 39 tim, sedangkan hose laying diikuti 20 tim dengan total sekitar 295 peserta.
Selain menguji kecepatan dan ketepatan memadamkan api, peserta juga akan menjalani simulasi penyelamatan korban sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setiap anggota tim dituntut mampu menjalankan tugasnya dengan baik, sekaligus mengutamakan keselamatan petugas maupun korban.
Syam menegaskan, Firefighter Skill Competition 2026 bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Kompetisi ini dirancang sebagai sarana meningkatkan keterampilan personel pemadam kebakaran perusahaan agar memiliki respons cepat, tanggap menghadapi kondisi darurat, serta mampu memperkuat sinergi antarwilayah dalam penanganan kebakaran.
Panitia menyiapkan sembilan trofi bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi. Namun, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk personel pemadam kebakaran yang semakin profesional dan terlatih. "Tidak ada pemadam yang hebat, yang ada adalah pemadam yang terlatih," tegas Syam.



