Kepahing, Lintasperistiwa.net
Pembangunan jalan rabat beton di Desa Weskus yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025 kini menuai sorotan.
Infrastruktur yang semestinya menjadi akses penunjang aktivitas masyarakat tersebut dilaporkan sudah mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas pekerjaan dan proses pelaksanaannya.
Pasalnya, umur bangunan yang relatif masih muda namun kondisi fisiknya sudah memprihatinkan dinilai perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah dan aparat pengawasan.
Tak hanya persoalan kerusakan, papan informasi kegiatan juga disebut sudah tidak terlihat di lokasi.
Hilangnya papan informasi tersebut membuat masyarakat kesulitan mengetahui secara terbuka berapa besar anggaran yang digunakan, volume pekerjaan, sumber dana, serta pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya persoalan dalam kualitas pekerjaan yang perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis.
Jangan sampai pembangunan yang menggunakan anggaran negara justru tidak mampu bertahan sesuai umur dan standar konstruksi yang seharusnya.
Dari keterangan masyarakat yg tidak ingin disebutkan namanya bangunan ini memang tahun 2025 dibangun tapi sudah banyak yg hancur kondisi permukaan jalan sudah banyak yg berlobang dimana mana padahal belum lama dibangun kenapa cepat sekali rusak ucapnya kepada awak media dilapangan
Masyarakat berharap pihak Inspektorat Kabupaten Kepahiang maupun pihak berwenang tidak tinggal diam dan harus turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik bangunan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta kesesuaian antara realisasi pekerjaan dengan dokumen anggaran Tahun Anggaran 2025.
Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat tentu berharap ada langkah tegas dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertanyaannya, bagaimana bisa pembangunan yang masih tergolong baru sudah mengalami kerusakan? Ke mana papan informasi kegiatan tersebut, dan berapa sebenarnya anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan jalan rabat beton Desa Weskus?
Publik berhak mendapatkan jawaban yang terang. Sebab, setiap rupiah anggaran desa adalah uang masyarakat yang penggunaannya wajib transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Saat dikonfirmasi via wa kepada kepala desa terkait papan informasi publik kepala desa tidak memberikan jawaban
saat berita ini diterbitkan kami masih menunggu hak jawab dari pemerintahan desa weskus
( Edwin)



