Batu Bara, Lintasperistiwa.net
Beberapa waktu lalu, SMP Negeri 3 Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, menggelar kegiatan pentas tarian adat yang diikuti oleh para siswa dan siswi. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan berbagai tarian daerah yang telah dipelajari dan dilatih bersama guru tari.
Namun, menurut keterangan salah seorang siswi, pihak sekolah disebut tidak menyediakan fasilitas berupa pakaian atau kostum tari yang akan digunakan dalam penampilan tersebut. Akibatnya, para siswa dan siswi harus berusaha sendiri untuk mencari, meminjam, bahkan menyewa pakaian agar dapat mengikuti acara.
Meski harus mengeluarkan biaya sendiri untuk kebutuhan kostum, para siswa tetap menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka berusaha mencari pakaian ke berbagai tempat dan meminjam kepada siapa saja yang dapat membantu, tanpa merasa malu, demi bisa tampil dalam kegiatan tersebut.
Dengan penuh percaya diri, para siswa dan siswi menampilkan tarian adat sesuai dengan yang telah diajarkan oleh guru tari. Penampilan mereka mendapat sambutan dari para penonton yang hadir. Bahkan, sebagian tamu ikut berjoget mengikuti alunan musik yang mengiringi pertunjukan.
Dalam kesempatan itu, beberapa tamu juga memberikan uang saweran yang dimasukkan ke dalam sebuah kotak sebagai bentuk apresiasi terhadap penampilan para siswa.
Namun, salah seorang siswi mengaku kecewa karena menurut keterangannya, uang saweran tersebut diambil oleh guru dan tidak dibagikan kepada para siswa yang tampil.
"Padahal baju kami pinjam dan sewa pakai uang sendiri," ungkap salah seorang siswi dengan raut wajah sedih.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan atau tanggapan resmi dari pihak SMP Negeri 3 Kecamatan Medang Deras terkait keluhan yang disampaikan oleh salah seorang siswi tersebut.
MHD Affandy



