Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



Asal Mula Americano Selama Perang Dunia II

Redaksi
Minggu, 21 Juni 2026
Last Updated 2026-06-21T12:52:05Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??




 Jakarta,Lintas Peristiwa -

Siapa yang tidak kenal dengan Americano? Kopi ini begitu disukai orang Amerika dan memang identik dengan Amerika. Bagaimana sejarah kelahiran kopi ini?

Sebagai daerah yang pernah menjadi koloni Inggris, pada awal abad ke-18, teh masih menjadi minuman populer masyarakat Amerika.

Tetapi semuanya berubah ketika Raja George III dan parlemen Inggris menarik uang pajak dari setiap penjualan teh di wilayah koloni Amerika.

Melalui Boston Tea Party pada 16 Desember 1773, masyarakat Amerika memprotes pajak teh tersebut. Dari situlah awal revolusi Amerika terjadi.

Mereka ingin merdeka dan lepas dari cengkeraman kekuasaan Inggris, termasuk mulai beralih dari budaya minum teh ke kopi.

Singkat cerita, sejak kemerdekaan Amerika, kopi semakin disukai di AS. Kopi yang disukai orang AS adalah kopi tetes atau drip coffee.

Sedangkan Americano sendiri, bermula dari ketika tentara AS yang ditempatkan di Italia selama Perang Dunia II. Mereka sedang mencari cara untuk membuat espresso kuat Italia yang bisa disesuaikan dengan selera Amerika.

Para prajurit AS terbiasa dengan drip coffee yang mereka minum di rumah, jadi ketika mereka menemukan kopi Italia yang dibuat dengan cara yang berbeda, terkadang tidak menyenangkan dan rasanya terlalu pahit bagi mereka.

Dari sinilah Americano lahir. Mereka lalu menambahkan air panas ke espresso Italia untuk mencapai kekuatan dan keseimbangan rasa yang diinginkan.

Cara itu adalah cara termudah yang mereka temukan untuk membuat kopi terasa lebih seperti di rumah. Selanjutnya, setelah Perang Dunia ke-2, Americano segera menjadi minuman yang semakin populer baik di seluruh Eropa maupun di AS dan dunia.

Kopi Americano dikenal dengan teksturnya yang halus dan rasa espresso yang dalam, namun tidak terlalu pahit dan cocok di lidah maupun perut kebanyakan orang.

Sumber : Detik.com
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl
```

Iklan



const API_KEY = "d4b8d1aa5c185bbc1814975ff0d5a887"; const citySelect = document.getElementById("citySelect"); async function loadWeather(city){ const url=`https://api.openweathermap.org/data/2.5/weather?q=${city}&appid=${API_KEY}&units=metric&lang=id`; const res=await fetch(url); const data=await res.json(); document.getElementById("temp").innerHTML=Math.round(data.main.temp)+"°C"; document.getElementById("desc").innerHTML=data.weather[0].description; document.getElementById("icon").src="https://openweathermap.org/img/wn/"+data.weather[0].icon+"@2x.png"; document.getElementById("feels").innerHTML=Math.round(data.main.feels_like)+"°C"; document.getElementById("humidity").innerHTML=data.main.humidity+"%"; document.getElementById("wind").innerHTML=(data.wind.speed*3.6).toFixed(1)+" km/jam"; document.getElementById("pressure").innerHTML=data.main.pressure+" hPa"; document.getElementById("sunrise").innerHTML=new Date(data.sys.sunrise*1000).toLocaleTimeString("id-ID",{hour:"2-digit",minute:"2-digit"}); document.getElementById("sunset").innerHTML=new Date(data.sys.sunset*1000).toLocaleTimeString("id-ID",{hour:"2-digit",minute:"2-digit"}); } citySelect.addEventListener("change",function(){ loadWeather(this.value); }); loadWeather(citySelect.value); setInterval(function(){ loadWeather(citySelect.value); },600000);